Assalamualaikum wr.wb
kembali lagi di blog saya, perkenalkan saya Cheryl. Hari ini saya akan menceritakan keseharian saya disekolah sebelum Korona menyerang. Selamat membaca!
Hari-hari berjalan seperti biasa, sebelum korona menyerang. Hari-hari sebelum lockdown adalah hari yang sangat saya rindukan. Setiap pagi saya bangun jam lima pagi, atau lebih awal kalau saya mau belajar diwaktu subuh. Saya sholat shubuh, lalu saya makan dan mandi. Setelah siap biasanya saya menunggu adik saya sambil menonton TV, mengerjakan tugas, tidur-tiduran, atau belajar. Karna biasanya adik saya bangun lebih lama, dan agak lelet jadi saya selalu siap lebih awal. Biasanya kita siap jam 6.10 dan berangkat naik motor diantar oleh papa saya, tetapi kadang juga naik mobil diantar oleh mama saya. Atau kadang saya berangkat lebih pagi, agar bisa menikmati suasana sekolah di pagi hari.
Setelah sampai di sekolah, sebelum bel biasanya saya suka mengerjakan tugas kalau ada tugas yang belum selesai, belajar atau mereview materi bersama teman-teman kalau mau ulangan, bermain Truth or Dare, bermain bola atau basket, bermain lari-larian, ngobrol dan cerita-cerita bersama teman-teman, yaaa pokoknya seru-seruan deh. Saya paling suka kalau sekolah masih sepi, guru belum datang ke kelas. Kita bisa seru-seruan dikelas, keliling-keliling sekolah, bermain sepuas-puasnya. Sekolah saya kalau masih pagi itu udaranya sangat segar dan sejuk, terdapat embun-embun, dan kita paling suka keliling taman sekolah.
Sekolah mulai jam 7 pagi, selalu dimulai dengan tadarus pagi, kecuali pada hari senin kami Upacara. Setelah tadarus kami menyetor hafalan surat-surat. Pada hari Selasa dan Kamis murid bertugas untuk membaca tadarus di speaker, biasanya bergantian perwakilan perkelas. Untuk setoran hafalan kelas enam kami dibagi menjadi 6 kelompok dan menghafal dengan kelompok yang sudah dibagi. Karena salah satu syarat lulus adalah lunas hafalan. Sedangkan setiap hari Selasa dan Jumat melaksanakan sholat dhuha. Saya bersama teman-teman saya biasanya suka mengambil syaf paling depan atau paling belakang. Setelah sholat dhuha kita mendengarkan ceramah, dan kadang pengumuman, atau penampilan dari murid, guru ataupun orang luar. Itu adalah momen seru, kita kadang suka mengobrol saat itu hehe. Setelah solat dhuha saya tidak langsung ke kelas, biasanya saya keliling-keliling sekolah dahulu sambil ngobrol bersama teman-teman.
Pelajaran dimulai kurang lebih pada jam 7.30. Biasanya saya duduk di bagian belakang karna saya termasuk lumayan tinggi dari teman-teman yang lain, sehingga kalau saya duduk didepan kata guru takutnya teman yg lain terhalang, tapi sebenarnya saya lebih suka duduk di depan. Bel istirahat pertama berbunyi pada jam 9.30, di waktu istirahat pertama yaitu snack time saya biasanya makan makanan ringan, lalu bermain dan kadang mengerjakan tugas. Biasanya kami ke kantin, bermain lari-larian, cerita-cerita, keliling sekolah, atau kadang ke perpustakaan. Dan istirahat pertama selesai pada pukul 10, dan kita lanjut belajar.
Istirahat kedua itu setelah kita solat Dzuhur berjama'ah, setelah solat dzuhur seperti biasa kita jalan-jalan dulu, baru makan siang. Pada saat makan siang biasanya saya makan di kelas sebelah, atau di koridor sekolah bersama teman-teman, saya jarang makan di kelas saya atau di kantin, kecuali hari Jumat. Setelah makan, kadang kita suka main basket atau bola kalau lagi dibolehin guru, bermain badminton atau kita lebih sering main lari-larian. Istirahat kedua selesai pada jam 12.45, dan kita lajut belajar lagi. Kami pulang sekolah pada pukul 2.30, tetapi setiap hari Senin, Selasa dan Kamis saya mengambil bimble untuk UN, yang selesai biasanya sekitar jam 4 - 4.30. Sebelum bimble kami diberi waktu istirahat sekitar 15 menit, yang saya isi untuk mengerjakan tugas, menghabiskan makan siang, dan istirahat. Pada hari rabu sepulang sekolah, saya ada Pramuka Inti dan drumband. Sedangkan pada hari jumat kadang saya ada latihan basket.
Kelas 6 adalah masa-masa dimana banyak target yang saya ingin capai, seperti mempertahankan nilai terbaik saya dikelas, meraih nilai terbaik UN, pertandingan-pertandingan basket tetap berjalan, dan masuk smp labschool. Karna banyaknya target, banyak les yang wajib saya ikuti di sekolah, sedangkan banyak jadwal pertandingan basket bahkan ke luar kota. Karna jadwal yang sangat padat, saya sempat merasa tertekan untuk mengatur jadwal saya yang padat. Ada waktu dimana lagi musim banyak-banyaknya Try Out, sedangkan saya harus mengikuti latihan dan pertandingan, bahkan di jam sekolah. Dan akhirnya saya memutuskan tdk ikut les intensif untuk masuk labschool, saya hanya mengikuti les privat tambahan untuk masuk Labschool. Tapi saya tetap semangat bahwa In shaa Allah saya bisa masuk labschool. Dengan kerja keras dan ridho Allah, Alhamdulillah saya keterima di Labschool.
Comments
Post a Comment